Permasalahan pada monitor

masalah :

  1. monitor menampilkan resolusi dan warna tidak optimal.
  2. monitor tidak tampil
  3. print preview tidak bisa
  4. tidak bisa print
  5. celah tidak sesuai

Diagnosa :

  1. setting driver monitor , hubungan VGA & monitor bermasalah, atau VGA bermasalah.
  2. VGA & monitor bermasalah, RAM bermasalah / mati, atau VGA mati.
  3. driver printer belum terinstall.
  4. driver bermasalah, catridge rusak, tidak ada kertas/paper jump, tinta habis, printer rusak, head catridge rusak.
  5. setting printer tidak sesuai.

Permasalahan display adapter :

Analisa & solusi :

  1. cek perangkat keras dan lunak display adapter
  2. pengaturan resolusi display adapter dengan cara restart pada safe mode dengan tekan F8, klik kanan desktop pilih properties dan pilih tab setting. Pada tab setting turunkan resolusi display dan pilih apply        OK.

Penyebab lain :

  1. Kerusakan pada operating system dan perangkat keras (hardware itu sendiri.


Permasalahan pada Hard Disk Drive ( hardisk tak dikenal )

Harddisk

fungsi sebagai penyimpan data. Masalah yang biasanya timbul adalah :

  • hard disk drive tidak dikenal ; pada saat menghidupkan computer danmenunggu proses boot. Ternyata proses boot terlalu lama dan kemudianmuncul pesan “ HDD Controller Failure” dan computer tidak bisamelanjutkan proses boot sampai ke system operasi. Ada bebrapakemungkinan penyebab:
  1. setup pada hard disk drive pada bios berubah hard disk drive yang rusak. Ide controller sebagai controller hard disk drive rusak.
  2. komputer tidak bisa boot dari hard disk drive ; pada computer yang telah dilengkapi dengan hard disk drive, system operasi di install pada hard disk drive tersebut, sehingga pada booting dilakukan melaui hard disk drive.

Ada bebrapa kemungkinan yang terjadi tergantung pesan yang di

tampilkan di layer :

Modul Menginstalasi PC 18

· jika yang ditampilkan pesan “ HDD Controller Failure “ , maka kemungkinannya adalah sepaerti diatas.

· Jika yang tampil adalah “ Missing operating system “, maka ada dua kemungkinan :

i. Tipe hard disk drive pada setup bios berubah tidak sesuai dengan hard disk drive sebenarnya.

ii. Hard disk drive kehilangan system operasinya.· Jika yang muncul “ Bad or missing command interpreter “ ;masalah ini muncul ketika file COMMAND.COM mengalami kerusakan atau hilang.

3. computer tidak bisa melakukan penulisan ke hard disk drive ; pada saat computer tidak bisa menulis pada hard disk drive maka ada kemungkinan :

· hard disk drive penuh

· hard disk drive mempunya I kapasitas yang kecil

· hard disk drive terserang virus

· kesalahan konfigurasi pada system opersi

· adanya kerusakan pada struktur file dan hard disk drive sehingga

pancatatan informasi pada FAT ( file allocation tabe ) tidak

sesuai.

4. permasalahan pada struktur data di hard disk drive

5. permaslahan pada table partisi hard disk

6. permasalahan FAT dan struktur directori

7. bad sector pada hard disk drive

Analisa & solusi :

  1. 1. Cek hubungan kabel data dan power pada hardisk.
  2. 2. Cek pada konfigurasi BIOS / CMOS setup (pilih auto detection untuk kemudahan)


Penyebab lain :
1. IDE controller rusak

Tidak bisa boot dari hard disk

Analisa & solusi :

  1. jika ada pesan HDD controller failure maka bisa hardisk tidak dikenali bisa mencoba cek kabel data dan konfigurasi BIOS.
  2. jika pesan Missing operating system maka setup BIOS berubah / sistem operasi hilang / terformat. Untuk mengatasi hal ini bisa partisi ulang dan install OS ulang.
  3. jika pesan yang tampil Bad or Missing command interpreter maka bisa mencoba boot dari disket bootable sesuai dengan OS kemudian copy file COMMAND.COM ke hardisk. Bila tidak bisa menyimpan pada hardisk maka bisa di cek kapasitas hardisk penuh atau kosong. Hardisk terkena virus bisa diatasi dengan anti virus dan juga bisa ada kesalahan konfigurasi system operasi ( CONFIG.SYS) dan kemungkinan lain kerusakkan pada struktur file hardisk (FAT / SCSI ).
  4. bisa mengganti dengan hardisk baru dan buat min 2 parisi intuk sistem dan back up data.


Penyebab lain :

  1. 1. Hard disk boot record pada boot sector rusak.
  2. 2. Bad sector pada hard disk “lokasi pada hardisk tidak bisa digunakan karena rusak/bad”.

Masalah pada booting


  1. Booting berhenti setelah berhasil melaksanakan POST !
  2. Booting berjalan lambat setelah sampai ke windows !
  3. Cara mendiagnosa permasalahan pada PC ?
  4. Start pada menu tak dapat dijalankan !

JAWAB :
Booting berhenti setelah melaksanakan POST biasa terjadi di system oprasi anda sebab munkin oprasi sistem di PC anda ada yang hilang atau terinfeksi VIRUS.Dan bisa sebab kurang stabilnya RAM pada PC anda serta panasnya suhu dalm cassing.
Cara mengatasi :

  1. lepas RAM pada motherboard lalu asangkan kembali.Instal pc anda kembali tanpa men-format PC anda.bila kejadian itu masih berlanjut bawa pc anda ke service PC terdekat.
  2. Booting berjalan lambat setelah sampai ke windows disebabkan system oprasi terinfeksi virus ataupun hilang. Cara mengatasi instal antivirus pada PC anda ,setelah terinstal SCAN windows anda.
  3. Cara mendiagnosa permasalahan pada PC : Klik Startlalu pilih RUN setelah iti ketikkan “DIRECTX”klik OK maka akan tampil jendela dialog yang bisa anda manfaatkan untuk mengetahui masalah PC pada Hardwere maupun software.
  4. Start menu tidak dapat dijalankan sebab system oprasi terinfeksi virus ataupun hilang.cara mengatasi bisa dilakukan denga cara yang sama jika Booting berjalan Lambat.

 

Fan.

Fan merupakan periferal yang sangat penting bagi komputer. Fan sangat berpengaruh pada kinerja komputer karena berhubungan dengan sirkulasi udara pada komputer.

Beberapa masalah yang sering terjadi :

1. fan pendingin mati

Masalah yang timbul komputer akan cepat panas, sering hang, reboot dengan sendirinya dikarenakan fan pendingan mati.

Langkah – langkah perbaikan  adalah :

  • Memeriksa fan yang terdapat dalam casing komputer apakah kabel power sudah terpasang dengan baik.
  • Bersihkan  kotoran-kotoran yang  ada  didalamnya.
  • Lepas penutup poros fan, serta diberi sedikit pelumas supaya gerakan fan tidak ada hambatan.
  • Jika sambungan kabel power sudah benar dan fan sudah bersih dari kotoran tetapi masih tetap mati, kemungkinan besar fan rusak.

 

sumber : http://jeniuspemalas.blogspot.com

http://otakkacau.co.ccor