Design Grafis


Design grafis di artikan sebagai proses pemikiran yang di wujudkan dalam gambar

Lingkup kerja desiner grafis antara lain :

  • Desainer cover buku
  • Layout halaman
  • Cover CD
  • Interface
  • Brosur
  • Undangan
  • Kartunama
  • Sign
  • System
  • Logo
  • Web disgn
  • Animasi
  • Packaging/kemasan
  • Ilustrasi
  • Game
  • Dll

Design grafis biasanya bekerja di percetakan, penerbit, image setting, foto studio, biro iklan, producktion house dll..

 

Untuk menentukan harga karya seni ada beberapa pendekatan

1)      Menentukan harga sesuai kerumitan dan suber daya yang di pakai

2)      Menentukan harga sesuai budget klien, kualitas menyesuaikan

3)      Menentukan harga sesuai pesaing di pasaran dll

Media sarana untuk menyimpulkan pesan/informasi kepada publik yaitu :

  1. Media cetak, misal : poster, brosur, stiker, kartu nama.
  2. Media luar ruang . misal : spanduk, banner, Balilo
  3. Media elektronika , misal : televisi, filem, internet.
  4. Tempat panjang atau display , misal : Etalase, design gantung.
  5. Barang-barang kenangan / spesial oficer , misal : kaos, topi, payung.

Keuntungan mendesain secara manual/ hand made

  • Sentuhan atau kesan lebih manusiai
  • Kecepatan untuk menumpahkan gagasan kedalam goresan tangan
  • Kebebasan dengan media dan alat yang ada di dalam dapat menggunakan alat gambar seperti kuas, pensil dll
  • Cocok menggambar naturalis, seperti komik.
  • Gambar di pengaruhi kepribadian, sifat & emosional anda.

Kekurangan mendesain secara manual

  • Harganya relatif mahal
  • Sulit di modivikasi
  • Waktu pengerjaan relatif lama
  • Perlu kecermatan & kehati-hatian extra
  • Lebih baik memiliki bakat, bagi yang tidak berbakat dapat membuat karya grafis yang berseni, diperlukan motivasi yang tinggal & latihan yang konsisten

 

Keuntungan mendesain dengan bantuan komputer

  • Waktu produksi lebih cepat
  • Harga design lebih murah & kompetitif, sehingga mempercepat perputaran uang
  • Mudah di publikasi
  • Mudah di perbaiki karena komputer punya undo & history
  • Adanya pustaka / library berupa clipart, images, font & template yang mempermudah pekerjaan
  • Keterampilan sketsa tengan tidak di utamakan.

Kekurangan mendesign dengan bantuan komputer

  • Karena sentuhan garis dengan sentuhan komputer relatif kaku dan rapih  sehingga mengurangi kesan manusiawinya
  • Keterangan terhadap teknoligi
  • Mudah di publikasi , segi orisinalitas, karya seni grafis komputer sering di pertanyakan.
  • Sulit mencurahkan gagasan kedalam gambar dalam waktu singkat
  • Dengan adanya fasilitas undo & history, perilaku disigner kurang hati-hati
  • Perlu mempelajari secara khusus tentang hardwere & software grafis

 

 

Proses perancangan Grafis

 

Proses perancangan grafis mulai dari konsep adalah sebagai berikut :

  • Konsep :  hasil kerja berupa pikiran yang menentukan tujuan-tujuan, kelayakan &

segment / avdience yang di tuju.

  • Media :  Untuk mencapai kriteria kesasaran/ segment yang di tuju, diperlukan studi

kelayakan / media yang cocok & efektif untuk mencapai tujuannya.

  • Ide gagasan : untuk mencari ide yang kreatif di perlukan studi banding, literatur ,

wawasan yang luas , diskusi , wawancara dan lain-lain agar memiliki kesan

tertentu.

  • Persiapan data : Data berupa teks / gambar terlebih dahulu harus kita pilih & sleksi
  • Visualisasi : faktor yang membuat design menarik secara visualisasi yaitu :

–          Pemilihan warna

–          Layout

–          Finishing

  • Produksi : setelah design selesai, maka sebaiknya lebih dahulu di profing ( print previue sebelum cetak mesin )

 

Komponen design grafis

1)      Garis      : sekumpulan titik yang dideretkan memanjang garis secara orientasi terdiri dari :

Garis secara orientasi terditi dari :

  1. Garis lurus horizontal, memberi kesan, sugesti keterangan atau hal yang tak bergerak
  2. Garis lurus vertikal, memberi kesan, stabilitas, kekuatan / kemegahan.
  3. Garis lurus miring Diagonal, memberi kesan : tidak stabil, sesuatu yang bergerak / dinamika
  4. Garis melengkung ( karva ) memberi kesan : keangguan halus.

 

2)      Bentuk/ shape : dihasilkan dari garais-garis yang tersusun sedemikian rupa

Bentuk dasar 2 dimensi & variasinya bentuk dimulai dari segi 3 sampai segi tak terhingga/ lingkaran seperti box, bola, kerucut dll untuk mendapatkan lebih lengkap bentuk-bentuk dasar di 3D studio max.

3)      Warna, textur & cahaya :

4)      Ilustrasi / gambar : desaign grafis bisa terbagi dari metodenya

  1. Manual / hand drawing
  2. Computerized

5)      Huruf / tipografi . Jenis-jenis font :

  1. Huruf tanpa kat
  2. Huruf berkait
  3. Huruf tulis
  4. Huruf Dekoratif
  5. Huruf Monospace

6)      Ruang ( space ) : dengan ruang kita dapat merasakan jauh- dekat tinggi-rendah dll.

Prinsip Design  :

  1. Keseimbangan : komponen-komponen harus tampil seimbang

Macam-macam keseimbangan

  • Keseimbangan simetris                 : komponen design seakan dicerminkan pada garis sumbu khayal.
  • Keseimbangan asimetris : tidak ada komponen grafis yang tersusun seperti cermin.
  • Keseimbangan radial      : meskipun hampir mirip dengan keseimbangan simetris, namun kesan yang di tampilkan sepertinya ada pancaran dari tengah lingkaran .
  1. Irama ( Rhytem ) : pengulangan atau variasi dari komponen-komponen desaign grafis

Jenis pengulangan

Reguler   : pengurangan komponen grafis dengan jarak & bentuk yang sama

Mengalir  : pengulangan bentuk seakan menciptakan kesan bergerak, dinamis dan mengalir

Progresif/ gradival  : ada peralihan antar stepnya, sehingga menimbulkan kesanberproses sedikit demi sedikit.

  1. Skala dan proporation  : perubahan ukuran / size tanpa perubahan perbandingan

ukuran panjang lebar / tinggi.

  1. Fokus                                            :
    1. Hiracki

Ada beberapa tahap fokus:

  • Dominant            : objek yang paling menonjol dan paling menarik
  • Sub Dominan     : objek yang mendukung penampilan objek dominan
  • Sub Ordinant     : Objek yang kuran g menonjol, bahkan tertindih oleh objek dominan dan subdominan contoh background
  1. Kontras                : Penekanan karena ada perbedaan drastis / konflik pada komponen disagn grafis
  2. Kesatuan ( UNITY ) : semua bagian dan unsur grafis bersatu padu serasi hingga pembaca memahaminya sebagai satu kesatuan.
    1. Kedekatan dan penutup  : dengan mendekatkan objeck-objeck, seakan mata menangkap objek-objek adalah sebuah kesatuan.
    2. Kesinambungan  : dengan gambar yang berkesinambungan , mata kita bisa di arahkan pada ibjek tertentu
    3. Kesamaan dan konsisten : Objek dengan bentuk, kuran proporasi, warna yang sama cenderung terlihat sebagai kesatuan / group
    4. Perataan   : seperti halnya mengetik, kita mengetahui adanya rata kiri ( left align ) center, dll.